Kurs Konversi Mata Uang Asing Untuk Keperluan Pembayaran PPN

Penggunaan mata uang asing dalam transaksi kegiatan bisnis sudah semakin umum dipergunakan, namun pada sisi lain peraturan perpajakan mengatur pembayaran pajak ditentukan dalam mata uang rupiah. Hal tersebut walaupun sederhana Wajib Pajak seringkali dihadapkan pada pertanyaan kurs konversi mata uang asing mana yang disyaratkan peraturan perpajakan untuk dipergunakan. Untuk keperluan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai dipergunakan Kurs Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia yang diterbitkan setiap minggu dan biasanya berlaku untuk tujuh hari kalender.

Dalam hal kurs valuta asing lainnya tidak tercantum dalam keputusan Menteri Keuangan tersebut, maka nilai kurs yang digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs spot harian valuta asing yang bersangkutan di pasar internasional terhadap dolar Amerika Serikat yang berlaku pada penutupan hari kerja sebelumnya dan dikalikan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan tersebut.

Berikut ini adalah ketentuan perpajakan yang mendasari penggunaan kurs untuk keperluan pembayaran PPN sbb :

  • Pasal 11 dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000 :

Pasal 11

(1) Apabila pembayaran atau Harga Jual atau Penggantian dilakukan dengan mempergunakan mata uang asing, maka penghitungan besarnya Pajak yang terutang harus dikonversi ke dalam mata uang rupiah dengan mempergunakan kurs yang berlaku menurut Keputusan Menteri Keuangan pada saat pembuatan Faktur Pajak.

(2) Dalam hal pembayaran atau Harga JuaI atau Penggantian yang dilakukan sehubungan dengan pelaksanaan Pasal 16A Undang-undang PPN mempergunakan mata uang asing, maka besarnya Pajak yang terutang harus dikonversi ke dalam mata uang rupiah dengan mempergunakan kurs yang berlaku menurut Keputusan Menteri Keuangan pada saat dilakukan pembayaran oleh Pemungut Pajak Pertambahan Nilai.

  • Lampiran II angka 4 huruf c dari Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-159/PJ./2006 Tentang Saat Pembuatan, Bentuk, Ukuran, Pengadaan, Tata Cara Penyampaian, Dan Tata Cara Pembetulan Faktur Pajak Standar

“…Dalam hal pembayaran Harga Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin dilakukan dengan menggunakan mata uang asing, maka hanya baris “Dasar Pengenaan Pajak” dan baris “PPN = 10% X Dasar Pengenaan Pajak” yang harus dikonversikan ke dalam mata uang rupiah menggunakan kurs yang berlaku menurut Surat Keputusan Menteri Keuangan pada saat pembuatan Faktur Pajak Standar…”

Demikian artikel kecil ini semoga bermanfaat

1 Komentar

Filed under Tax Looks

One response to “Kurs Konversi Mata Uang Asing Untuk Keperluan Pembayaran PPN

  1. bos mana kode kurs valas nya? buat kita kita para blogger gitu? Skalian kunjungi web siteku ya di http://www.produkcasio.blogspot.com Ma kaci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s